Senin, 15 Maret 2010
Jangan Membalas Kejahatan Dengan Kejahatan
Karena "dampak atau resiko yang terjadi maupun yang akan terjadi itu sebagian besar adalah asalnya dari sikap kita sendiri yang kita ciptakan" ( Mario Teguh ).
jadi sebaiknya jika kita merasa tersakiti oleh seseorang tidak selamanya balas dendam adalah jalan keluar yang terbaik bagi kita kepada orang tersebut.Maka dari itulah sifat sabar, saling memaafkan dan saling memahami sangat penting dan harus ditanam dalam setiap insan agar tidak ada yang menyakiti maupun yang tersakiti perasaannya.Karena mungkin saja jika kita melampiaskan nafsu kita untuk membalas dendam kepada siapapun maka 1 benih kecil dari kejahatan telah kita tanam dalam diri kita sehingga benih kecil itu akan membesar dan akan menjadi suatu kebiasaan kita dalam memecahkan masalah dengan cara yang tidak baik.
dan sifat saling memahami satu sama lain juga harus dimunculkan dalam keseharian karena setiap orang memiliki karakter yang berbeda jadi sikap orang tersebut terhadap orang lain juga berbeda padahal pesan yang disampaikan orang tersebut belum tentu menyinggung kita, jadi saling memahami antar perbedaan tersebut juga sangat baik.....!! **
>> CB 01 : RENUNGAN 03
Jumat, 12 Maret 2010
Sabtu, 06 Maret 2010
RASA HORMAT BAGI SELURUH MANUSIA DIAWALI DENGAN MENGHORMATI DIRI SENDIRI
RASA HORMAT BAGI SELURUH MANUSIA DIAWALI DENGAN MENGHORMATI DIRI SENDIRI
Sosok dari sifat ini dicerminkan dari sosok orang india yang penuh hinaan dalam dirinya sejak ia muda yang kita kenal dengan Maahatma Gandhi.Ia sangat menghargai dirinya yang sungguh hebat.Tidak pernah disangka sebelumnya bahwa ia akan menjadi pahlawan bagi rakyat tertindas dan terbelakang yang selalu melindungi mereka.
Saya sangat kagum akan kerendahan hati Mahatma Gandhi yang hidupnya penuh dengan hinaan, ketidakadilan, perberdaan suku yang di lakukan para orang-orang yang berbeda dengan dirinya selama ia muda tetapi ia tidak pernah mencoba membalasnya terhadap orang lain yang dulu menghinanya tapi ia bahkan merangkul orang-orang yang merasa tertindas dan tidak memperdulikan latar belakang mereka.
Keinginannya merubah dunia dengan kedamaian sangat ia perjuangkan dengan sekuat tenaga.Dengan rasa hormat terhadap orang lain yang ia punya, ia harus berjuang untuk tidak adanya lagi penghinaan, perbedaan suku, derajat yang di lakukan orang lain terhadap sesorang, ia selalu bersyukur dengan selalu melihat kebelakang dengan apa yang telah terjadi pada dirirnya dan merasa hanya ia sajalah yang harus merasakannya karena itu sangat menyakitkan.
Jika kita ingin merasa dihormati maka kita harus menghormati orang lain dengan tulus siapapun orangnya tanpa memandang dari mana ia berasal dan apa latar belakangnya, dan tidak pernah untuk mencoba membalas sesuatu kejahatan dengan kejahatan yang hanya berakhir dengan kerugian dari kedua belah pihak.
“We Must Be The Change We Wish To See In The World”
>> CB 01 : Renungan 02

